Saturday, January 28, 2017

Heavenly Forest ( Tada Kimi Wo Aishiteru )



Director         : Takehiko Shinjo
Writer            : Takuji Ichikawa (novel), Kenji Bando
Produser        : Toshiya Nomura
Release Date : 28 Oktober 2006
Runtime        : 1 jam 57 menit

Cast :
Miyazaki Aoi  as  Shizuru Satonaka
Hiroshi Tamaki as Makoto Segawa
Meisa Kuroki as Miyuki Toyama
Keisuke Koide as Kyohei Sekiguchi
Misa Uehara as Saki Inoue
Munetaka Aoki as Ryo Shirohama
Asae Oonnishi as Yuka Yaguchi
       
Sinopsis :
 Film ini beralur maju mundur karena di bagian pertama menceritakan dimana Makoto Segawa berada di New York dan menjadi fotografer setelah kuliah, lalu cerita dilanjutkan ke alur mundur dimana Segawa dan Shizuru Satonaka pertama kali bertemu. Mereka bertemu di jalan saat akan pergi kuliah dan kebetulan mereka satu Universitas Meikyou, Segawa sengaja bolos pada upacara pembukaan Universitas karena dia tidak menyukai tempat yang ramai. Lalu bertemulah mereka dan saling berbicara, awalnya Shizuru mengira Segawa adalah seniornya tetapi Segawa menyanggahnya kalau dia itu mahasiswa baru sama seperti dirinya. 

 Beberapa hari kemudian Makoto mencoba menerobos suatu kawasan hutan tertutup oleh umum, saat menerobos hutan tertutup itu, Makoto dibuntuti oleh Shizuru, dan mereka pun memasuki hutan tertutup tersebut. Sesampainya mereka di pedalaman hutan, mereka terpesona oleh pemandangan hutan yang begitu indah. Makoto yang hobi memotret, mengajari Shizuru memotret, hanya saja Makoto yang senang memotret pemandangan beda halnya dengan Shizuru yang lebih senang memotret ekspresi orang orang di sekitar.

Disaat bersamaan Makoto juga berkenalan teman teman mahasiswanya, salah satunya adalah Miyuki Toyama (Meisa Kuroki), di film ini juga hadir kangmas kesayangan aku Keisuke Koide tapi sayang Koide bukan bintang utamanya, T_T. Perkenalan Makoto dengan Miyuki tampaknya membuat Makoto menyukai Miyuki, meski disisi lain Makoto sudah sangat dekat dengan Shizuru, mungkin karena penampilan fisik, Makoto lebih menyukai Miyuki dibanding Shizuru, Hal ini membuat Shizuru sedih, dan terus berkata "kalo aku tumbuh dewasa, aku akan menjadi wanita yang cantik dengan body sexy", mendengar perkataan Shizuru, Makoto tertawa seolah tidak bisa percaya akan perkataan Shizuru.

Pada suatu hari Shizuru kabur dari rumahnya dan tinggal di kampus, melihat keadaan Shizuru, Makoto menawarkan Shizuru untuk tinggal di rumahnya, dari sinilah Makoto dan Shizuru semakin dekat dan membuat Shizuru jatuh cinta kepada Makoto, bahkan Shizuru sudah jatuh cinta saat pertama bertemu dengan Makoto, sayangnya cinta Shizuru bertepuk sebelah tangan karena Makoto menyukai Miyuki. Shizuru yang cemburu kepada Miyuki malah mendekati Miyuki dan akhirnya mereka akrab, keakraban ini membuat Makoto bingung, perkatan Shizuru "aku ingin orang yang aku cintai, mencintai orang yang dicintainya" membuat Makoto terdiam. 

Beberapa hari kemudian Makoto dan Miyuki pergi berkencan ke pameran busana pernikahan, celakanya Makoto yang sebelumnya mengidap penyakit gatal gatal lupa membawa obatnya, tapi apa yang terjadi, obat yang dibutuhkan Makoto ada di kantong bajunya, Makoto baru menyadari bahwa Shizuru lah yang meletakkan obat tersebut. Sesampainya Makoto di rumahnya dan bertemu dengan Shizuru, Makoto menanyakan kapan hari ulang tahun Shizuru dan menanyakan hadiah apa yang diinginkan oleh Shizuru, uwaaa...so sweat banget. Ditanya  begitu Shizuru langsung menetapkan bahwa besok adalah hari ulang tahunnya, dan ketika ditanya hadiah apa yang diinginkan, Shizuru menjawab "aku ingin sebuah ciuman"... Maka keesokannya, Makoto dan Shizuru pun pergi ke hutan tertutup itu dan mereka pun berciuman, disaat itulah Makoto mulai ada perasaan terhadap Shizuru.

Namun disaat Makoto merasakan begitu pentingnya Shizuru baginya, justru saat itu Shizuru mendadak pergi tanpa kabar dan hanya meninggalkan pesan ucapan terima kasih yang menempel di kulkas. Tanpa disadari oleh Makoto di hutan itulah dia terakhir melihat Shizuru, untuk cerita selanjutnya....tonton sendiri ya.... Saat saat ending, Makoto bertemu lagi dengan Miyuki, Miyuki menceritakan bahwa dirinya bertemu dengan Shizuru di New York, dan tinggal bersama. Pokoke endingnya sedih banget, Makoto benar benar menyesal kehilangan Shizuru. Berikut adalah trailernya.....




Saturday, January 21, 2017

Pieta in the toilet


Sinopsis :

      Film ini menceritakan tentang Hiroshi Sonoda (Yojiro Noda vocalist Radwimps) yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang pembersih kaca gedung, dia sangat gigih dalam bekerja. Sebelum menjadi pembersih kaca gedung dia sebenarnya adalah pelukis namun dia menyerah dengan melukis. Saat selesai membersihkan kaca tiba-tiba ia pingsan dan akhirnya ia memutuskan untuk memeriksakan keadaanya ke dokter, dan penyakit yang dideritanya adalah kanker perut stadium lanjut dan harus di kemoterapi kalau ingin sembuh. Saat akan memeriksakan kedua kalinya pihak rumah sakit meminta untuk Sonoda membawa keluarganya karena tidak ingin merepotkan orangtuanya dia meminta bantuan mantan teman sperkuliahannya yaitu Satsuki (Sayaka Ichikawa).
      Sayaka meminta Sonoda berpendapat tentang lukisannya, namun Sonoda seakan tidak peduli dengan pameran Sayaka dan akhirnya sayaka meninggalkannya karena beralasan Sonoda tidak memperhatikan dengan benar lukisannya, Sonoda mengejarnya dan sempat berdebat tetapi Sayaka tetap pergi. Disaat yang bersamaan ada seorang gadis SMA yang tengah marah karena seragamnya robek oleh seorang pria, melihat itu Sonoda tertarik padanya agar dia berpura-pura untuk menjadi adiknya dengan bayaran seribu yen dan akhirnya Mai (Hana Sugisaki) menyetujuinya. Saat divonis sisa hidupnya tinggal tiga bulan lagi Sonoda seakan menyerah dengan keadannya, namun Mai malah menyindirnya dengan lebih baik menikmati hidup dan mati. Akhirnya Sonoda mengikuti klub malam seakan dia ingin lepas dari semua permasalahannya namu  itu hanya sia-sia.
       Di rumah sakit dia mendapatkan seorang teman dengan penyakit yang sama, namun dia mempunyai keunikan dimana ia sering memfoto suster-suster yang cantik, dan hobi makan. Sonoda juga mendapatkan teman anak kecil yang mempunyai penyakit yang sama. Hubungan antara Sonoda dan Mai semakin dekat tetapi Sonoda menganggap Mai seperti adiknya sendiri, melihat semangat Mai dan orang disekitarnya akhirnya Sonoda memutuskan untuk menjalani operasi tahap pertama bersama anak kecil yang ditemuinya saat di rumah sakit, namun malang anak kecil itu tidak selamat dan akhirnya meninggal.
      Dokter dirumah sakit menyarankan Sonoda untuk tidak terus-terusan kemoterapi karena itu tidak baik bagi tubuhnya karena seakan-akan tubuhnya seperti terbakar. Lalu dokter menyarankan agar mencoba alternatif lain yaitu dengan pengobatan alternatif atau rawat jalan. Akhirnya Sonoda memutuskan untuk kembali ke rumahnya untuk rawat jalan saja. Lalu sonoda mengajak bapak-bapak temannya di rumah sakit untuk ke rumahnya, di sana ia melukis toilet rumahnya yang bergambar Pieta (seperti seorang ibu yang memangku anknya yang meninggal). Dan setelah menyelesaikannya dia akhirnya meninggal di toiletnya sendiri, mengetahui hal ini Mai sangat sedih dan hanya video terakhir kali yang diberikan oleh bapak tua teman sekamar Sonoda saat Sonoda sedang melukis. Pesan yang saya dapatkan dari film ini adalah kita harus mensyukuri nikmat hidup dan nikmat sehat yang harus kita pergunakan agar membuat kenangan bagi orang lain bahwa kita itu pernah hidup. Berikut trailer videonya....


Rekomendasi Film

The Liar and His Lover

Cast Sakurako Ohara as Riko Koeda Takeru Satoh as Ogasawara Aki Shohei Miura as Shun Sakaguchi Masataka Kubota as Shinya Shinohara...